文章
  • 文章
金沙城娱乐中心手机app

Mary Jane akan berikan testimonial tertulis untuk membongkar kasusnya

2017年2月25日下午9点58分发布
2017年2月25日下午9:58更新

TESTIMONI。 Setelah dua tahun hukuman matinya ditunda,Mary Jane Veloso yang tersandung kasus narkoba akan memberikan testimoni secara tertulis untuk membuktikan bahwa dirinya korban perdagangan manusia。 Foto oleh Bimo Satrio / EPA

TESTIMONI。 Setelah dua tahun hukuman matinya ditunda,Mary Jane Veloso yang tersandung kasus narkoba akan memberikan testimoni secara tertulis untuk membuktikan bahwa dirinya korban perdagangan manusia。 Foto oleh Bimo Satrio / EPA

雅加达,印度尼西亚 - Setelah hampir 2 tahun berlalu,Mary Jane Veloso akan memberikan kesaksiannya terkait kasus perdagangan manusia yang menimpa dirinya。 Terpidana mati asal Filipina ini tengah mendekam di Lembaga Pemasyarakatan Wirogunan,Yogyakarta,Indonesia,sementara persidangan berlangsung di Filipina。

Mary Jane merupakan korban perekrutan buruh migran ilegal dan perdagangan manusia,dengan terdakwa pelaku Maria Cristina Sergio dan Julius Lacanilao。 Keduanya diajukan ke persidangan pada Mei 2015 lalu。

全国人民律师联合会(NUPL),mengatakan hakim Anarica Castillo-Reyes dari Pengadilan Negeri Sto Domingo di Nueva Ecija“menolak upaya terakhir untuk menunda sekaligus menghentikan Mary Jane bersaksi。”

Hakim Castillo-Reyes mengatakan memang ada upaya dari para terdakwa untuk membungkam Mary Jane。 Namun,pengadilan tidak menemukan adanya hambatan untuk memperoleh keterangan Mary Jane dari Indonesia。

Deposisi atau kesaksian di luar pengadilan Mary Jane akan diambil dari Yogyakarta,di bawah pengawasan Hakim Castillo-Reyes,pengacara NUPL,jaksa dari Kementerian Hukum Filipina,perwakilan Kementerian Luar Negeri Filipina。

“Dan mungkin pengacara dari para perekrut,kalau menurut mereka penting,”tulis NUPL lewat keterangan tertulis pada Sabtu,25 Febbruari。

Mary Jane akan menjawab“pertanyaan tertulis yang melelahkan dari pengacara Filipina,yang akan diserahkan padanya lewat konsulat Filipina,yang difasilitasi oleh otoritas Indonesia。”

Pengambilan testimoni akan berlangsung pada 4月27日atau tepat dua tahun setelah hukuman matinya ditunda oleh Pemerintah Indonesia。 散文berlangsung mudah,karena berbagai upaya yang dilalukan bahkan hingga ke tingkat grasi tidak membuahkan hasil positif。

Sementara,beragam pihak termasuk aktivis sudah meminta agar eksekusi terhadap Mary Jane ditunda。 Hal itu akhirnya dikabulkan ketika mantan Presiden Filipina,Benigno Aquino menghubungi Presiden Joko“Jokowi”Widodo dan meminta pengampunan。

Lewat cara ini,Mary Jane dapat menceritakan kisahnya secara bebas dan akan menjadi pertimbangan pengadilan di Filipina。 NUPL menambahkan,kalau kesaksian Mary Jane sebagai seorang korban sangat kredibel dan kompeten。

“Tidak hanya untuk membuktikan perekrutnya bersalah,tetapi juga kondisi yang membuatnya dijatuhi hukuman mati di Indonesia,”tulis NUPL。

Mereka juga menyayangkan berbagai upaya membungkam kesaksian Mary Jane。 Padahal,kesaksiannya tidak perlu ditakuti oleh siapa pun。

Keluarga Veloso,kata mereka,berharap tak akan ada lagi penundaan dalam bentuk apapun。 Mary Jane ditangkap di Bandar Udara Adi Sutjipto,Yogyakarta,pada 2010年4月karena tertangkap tangan membawa 2,6公斤海洛因。 Pada bulan Oktober 2010,dia dijatuhi vonis mati oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Sleman,Yogyakarta。 - Rappler.com